Istirahat bukan berarti berhenti.
Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi.
“Kan Shu De Gu Shi”
BUTTERFLY EFFECT
Alkisah di suatu hari, saya sedang bersemangat buat mengerjakan semua jenis tugas akhir yang menghadang saya supaya dapat wisuda juli. Baik itu penelitian maupun rancang pabrik (ceritanya saya mahasiswa teknik kimia ni). Namun, ada sebuah cobaan yang menimpa saya..
Saya benar-benar kalut dan tidak bisa apa-apa. Semua kegiatan mau tidak mau harus terhenti. Kenapa? Soalnya link saya memulai terhambat dan mesti menunggu hingga malam tiba. Padahal saat produktif saya (setelah saya sadari dengan seksama) adalah di siang hari.
Mungkin ada yang bertanya-tanya apa yang menghambat saya dari produkifitas saya di siang hari. Mengapa saya harus menunggu malam baru bisa mengerjakan. Karena saya lupa membawa kunci kamar saya.. Saya meninggalkannya dikamar dan pergi berlalu begitu saja ketika pagi menjelang Saya terlambat sehingga saya harus bersegera ke kampus Sementara saat saya pulang, saya sedang semangatnya buat mengerjakan..Saya punya rencana-rencana yang indah untuk segera dilaksanakan Tapi apa daya, karena sistem kamar kami yang mulai menomor satukan keamanan (soalnya di asrama sering terjadi pencurian GALON) maka masing2x orang memegang satu kunci.. Sehingga karena asumsi semua memegang satu kunci tanpa dipengaruhi faktor eksternal yang bernama lupa, maka dikuncilah kamar saya. Dan tinggallah saya bagai gelandangan menanti teman saya yang katanya paling cepat pulang saat maghrib (OMG, magrib itu ukurannya paling cepat cuy) atau kalau mau ekstrim lagi menanti teman saya pulang dari Garut (ternyata hari ini dia MUDIK).. Makin naaslah nasib saya… Saya bisa merasakan bagaimana perasaan orang yang tunawisma saat ini (hikshiks)
Ah, mungkin saja saya yang malas, atau mencari-cari alasan untuk tidak mengerjakan..
Tidak!! Sama sekali bukan itu.. Kalau dilihat dari kacamata manapun, masalah saya hanyalah permasalahan sepele yang malah berdampak cukup besar pada masa depan saya..
Apa saya terlalu membersar-besarkan masalah?..
Saya rasa tidak, ini hanya seonggok penyesalan dari seseorang yang pelupa„ Dan pelupa itu sangat fatal akibatnya.. Mungkin saat ini saya masih bisa menunggu hingga malam menjelang atau magrib datang Lantas, bagaimana kalau suatu hari saya lupa akan sesuatu yang besar Ahhh„ saya tidak bisa membayangkannya..
Saya pernah dengar sebuah istilah yang bernama efek butterfly Artinya: suatu kesalahan kecil di masa lampau yang malah menyebabkan suatu masalah besar di masa yang akan datang. Tentu saja saya tidak mau mengkategorikan kejadian ini sebagai butterfly effect.. (sangat tidak mau) Buat sharing pengalaman aja.. Kalau kesalahan yang bisa dikategorikan biasa aja dapat menyebabkan rusaknya sebuah rencana..
(Dina- Lagi Numpang di Kamar Orang-12 Maret 2010-13:25)
LU KIRA GW NGGAK NGERTI???
- Gw:
- Praktikan1:
- Gw:
- Praktikan 1:
- Gw:
- Tetangga:
- Praktikan2:
- :
- Praktikan1:
- Gw:
- Praktikan 1:
- Gw:
- Praktikan 1 dan 2:
Gak Penting
apa orang itu penting buat anda?
apakah bila anda bangkrut,
orang itu akan menyantuni anda?
tidak?
gak mungkin?
no way jose? naa terus….
kenapa orang itu masih mengganggu pikiran anda? GAK PENTING!!!! begitu jawab Mario Teguh di suatu acara tv swasta ketika ada orang yg curhat tentang perasaannya yg gundah gulana, stress, makan tak enak, tidur tak lelap…. hanya karena memikirkan orang yg selaluuuuu saja berpikiran dan berkomentar negatif terhadapnya hargai waktu dan otak kita dengan memikirkan hanya hal yang PENTING! penting untuk selalu bersyukur atas karunia dan anugerah yang telah diberikan Tuhan penting untuk terus mengingat bahwa semua masalah dan hambatan akan mengantar kita selangkah lebih maju menuju kesuksesan penting untuk TETAP SEMANGAT!! Rosa S. Rustam
MASALAH ITU DATANG DARI MANA SAJA. SEMENTARA SOLUSINYA PUN DATANG DARI ARAH YANG TIDAK TERDUGA_DUGA.
– Dina Y UrikaJANGAN PERNAH MENYERAH!! LAKUKAN YANG TERBAIK DAN SEMAKSIMAL MUNGKIN TERLEBIH DAHULU. APAPUN HASILNYA WAJIB DISYUKURI. KARENA HAL YANG TERPENTING ADALAH ADA USAHA YANG DILAKUKAN.
– EMAK SAYATempat ini yang biasanya dijadiin base camp ama anak RT4 Asrama..hakhahhak..(Gaya amat ya, di asrama ada RT. Itulah kerennya asrama kami..hwahhaha..promosi)
Nggak ngerti juga kenapa saya dan beberapa teman lainnya lebih prefer nemplokin pantat disana. Sering juga saya dalam hati yang paling dalam pake nanya juga..ada apa dengan kamar ini?? Apa mereka pake minyak cemceman buat narik orang ke kamarnya.Sebenarnya saya ngerti banget. Bagi saya tempat ini adalah surga asrama, istilahnya all you can eat, all you can tiban, ya tempat tidurlah, ya komputerlah, ya hapelah… Nggak ada yang berdaya ngelarang kami berseliweran seenak jidat di kamar mereka. Kasian sih kadang-kadang sama mereka, nggak ada privesi.
Kami (saya,henny,fitri,tita,citra,anne,dan anne) sering nggak tau diri. Ya biasalah„ feel like our rooms. Everything we eat!!! Hakhakhak..
Kalaupun mereka protes, kami anggap bagai angin lalu. Numpang lewat doang, atau kagak diwaro. Kasian lagi deh ama mereka. Tapi ya itu tadi, nggak ngerti kenapa, kalau saya pengen banget ke WC saya pasti nangkring dulu di kamar mereka buat cari stimulus. Salah sendiri punya kamar di lalu lintas menuju bilik bermenung..hahah
Thanks buat 9B (Evy, Sarahe dan Nadia atau Diananya Tita)
Seorang Teman
Apakah yang disebut seorang teman?
Saya akan mengatakannya
“Ia adalah seorang yang memberi kamu keberanian dalam menampilkan diri apa adanya”
Jiwamu bebas telanjang bersamanya, dia meminta kamu agar tidak berbaju dengannya!
Hanya jadilah dirimu adanya!
Jika kamu bersamanya, kamu adalah pidana yang telah dinyatakan bebas. Kamu tidak perlu membatasi diri
Kamu dapat membicarakan apa yang ada dipikiran, selama itu adalah kamu yang sebenarnya
Di dalam keterbukaan itulah, semua menghilang
dan mencair dalam laut kesetiaannya
yang paling membahagiakan adalah kenyataan dimana kamu tetap hadir disampingnya dengan segala kekurangan dan kelebihanmu
sebenarnya semua itu tidaklah penting, dia suka padamu- ia bagaikan air jernih yang mengalir terus agar jiwamu bersih dan segar
Dia mengerti dirimu
Kamu dapat menangis dengannya, tertawa dengannya
Melalui itu semua dan mendalam dia melihat, mengerti dan menyayangimu
Seorang teman? Apakah yang disebut seorang teman?
Hanya ada satu, saya ulangi
“Ia adalah seorang yang memberi kamu keberanian diri apa adanya”
Karya ; C. Raymond Beran


